Halaman

Sabtu, 25 April 2015

TUGAS RESENSI : NOVEL "KARENA CINTA ITU SEMPURNA"




IDENTITAS BUKU
Judul Buku                  : Karena Cinta Itu Sempurna
Genre Buku                 : NonFiksi
Penulis                         : Indi
Penerbit                       : Homerian Pustaka
Tanggal Terbit             : 01 Februari 2011
Tebal Buku                  : 180 hlm ; 0.20 kilogram
Harga Buku                 : Rp 29.000,-

Rabu, 15 April 2015

7 VERSI ASLI MENYERAMKAN DARI DONGENG PENGANTAR TIDUR


Sejak kecil kita mendengar dongeng-dongeng indah seperti Cinderella, Putri Salju dan sebagainya. Kita selalu  beranggapan bahwa sebagai cerita anak-anak pasti memiliki alur cerita yang berakhir “Bahagia”. Namun pada kenyataannya salah besar. Dalam artikel ini terdapat 7 versi asli dari kisah-kisah itu yang dikumpulkan oleh Grimm Bersaudara pada abad ke-19 yang ternyata memiliki jalan cerita  sangat mengerikan. Kebanyakan dari cerita itu sebenarnya adalah cerita horor yang dibumbui dengan mutilasi, kanibalisme, hingga pelecehan seksual. Berikut ini adalah versi asli 7 dongeng yang selama ini kamu kira indah, namun ternyata brutal dan sangat mengerikan.

Minggu, 29 Maret 2015

Yoghurt

DEFINISI YOGHURT

Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yang artinya padat dan tebal. Penelitian modern membuktikan yoghurt diteliti mengandung probiotik atau bakteri bermanfaat salah satunya Lactobacillus bulgaricus, sehingga ada juga yang menduga bahwa yoghurt diciptakan pertama kali di Bulgaria (Anonim, 2012).

Selasa, 17 Maret 2015

TUGAS B.INDONESIA 2 : AUTOBIOGRAFI

Nama saya Ariesty Vandas Sari. Saya biasa dipanggil Ariesty, Resty, atau Risty. Banyak orang yang mengatakan bahwa saya memiliki nama tengah yang unik, yaitu “Vandas”. Saya lahir di Bekasi, tanggal 28 Maret di tahun 1994, pukul 3 sore. Saya lahir ketika kandungan ibu saya baru memasuki usia 8 bulan masa kehamilannya.

Minggu, 21 Desember 2014

Mengapa Sebuah Karangan Ilmiah Harus Bersifat Objektif, Faktual, Empiris, SIstematis, Lugas dan Tuntas


         Sebuah karangan ilmiah harus bersifat objektif karena segala hal yang dikemukakan didalam karangan ilmiah harus apa adanya, bukan hasil menggandakan dari pihak lain. Bersifat Faktual karena apa yang kita buat di dalam karangan ilmiah harus berdasarkan fakta yang kita dapat. Bersifat Empiris karena karangan ilmiah harus memiliki kebenaran beradasarkan fakta yang diperoleh dari percobaan atau uji coba. Bersifat Sistematis karena segala hal yang ada di dalam karangan ilmiah harus tersusun secara berurutan. Bersifat Lugas karena pembuat karangan ilmiah tidak perlu bertele-tele sehingga dapat menjelaskan secara langsung kepada hal pokoknya. Bersifat Tuntas karena semua masalah harus disajikan dengan penyelesaian mendalam dan selengkap-lengkapnya. Jadi disetiap karangan ilmiah memang harus bersifat seperti itu agar memudahkan si pembaca mengerti apa yang si pembuat tampilkan dalam karangan ilmiah tersebut.

Contoh Paragraf Eksposisi dan Persuasif



MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGAN 3M

PARAGRAF EKSPOSISI

Saat ini sudah memasuki musim penghujan. Pasti akan banyak sekali jenis penyakit yang dengan mudah berkembang dan menyebar di masyarakat. Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah Demam Berdarah yang disebarkan oleh nyamuk Aides Aigepty. Cara yang mudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan metode 3M. Yang pertama adalah menguras bak mandi agar tidak dijadikan tempat berkembangbiaknya nyamuk. Yang kedua adalah mengubur sampah-sampah yang

Senin, 17 November 2014

Ejaan Dalam Sebuah Bahasa

Apakah Suatu Bahasa Perlu Memiliki Ejaan?


Ya, perlu. Karena apabila di dalam suatu bahasa tidak memiliki ejaan, akan membuat bahasa tersebut  menjadi tidak komunikatif. Tidak komunikatif disini dimaksudkan bahwa  kita akan kesulitan untuk membaca atau menuliskan sebuah bahasa jika tidak adanya ejaan dalam sebuah bahasa. Didalam ejaan dalam suatu bahasa terdapat penggambaran bunyi  bahasa, tata cara penulisannya, dan tanda baca sebagai penanda ujaran. Bunyi bahasa yang terdapat pada ejaan merupakan masalah pelafalan yang keluar dari mulut kita, misalnya saja bunyi yang pelafalannya hampir mirip yaitu f(ef) dan v(vi). Tata cara penulisan di dalam ejaan juga sangat penting untuk menerjemahkan suatu bahasa, misalnya dalam bunyi bahasa dikatakan “export”, tetapi dalam ejaannya yang sudah diterjemahkan dalam kata serapan bahasa Indonesia menjadi “ekspor”. Tanda baca yang terdapat dalam ejaan berfungsi untuk mengetahui ujaran-ujaran apa saja yang telah diucapkan dalam sebuah bahasa.
Large Rainbow Pointer