Halaman

Minggu, 29 Maret 2015

Yoghurt

DEFINISI YOGHURT

Kata yoghurt berasal dari bahasa Turki yang artinya padat dan tebal. Penelitian modern membuktikan yoghurt diteliti mengandung probiotik atau bakteri bermanfaat salah satunya Lactobacillus bulgaricus, sehingga ada juga yang menduga bahwa yoghurt diciptakan pertama kali di Bulgaria (Anonim, 2012).

Selasa, 17 Maret 2015

TUGAS B.INDONESIA 2 : AUTOBIOGRAFI

Nama saya Ariesty Vandas Sari. Saya biasa dipanggil Ariesty, Resty, atau Risty. Banyak orang yang mengatakan bahwa saya memiliki nama tengah yang unik, yaitu “Vandas”. Saya lahir di Bekasi, tanggal 28 Maret di tahun 1994, pukul 3 sore. Saya lahir ketika kandungan ibu saya baru memasuki usia 8 bulan masa kehamilannya.

Minggu, 21 Desember 2014

Mengapa Sebuah Karangan Ilmiah Harus Bersifat Objektif, Faktual, Empiris, SIstematis, Lugas dan Tuntas


         Sebuah karangan ilmiah harus bersifat objektif karena segala hal yang dikemukakan didalam karangan ilmiah harus apa adanya, bukan hasil menggandakan dari pihak lain. Bersifat Faktual karena apa yang kita buat di dalam karangan ilmiah harus berdasarkan fakta yang kita dapat. Bersifat Empiris karena karangan ilmiah harus memiliki kebenaran beradasarkan fakta yang diperoleh dari percobaan atau uji coba. Bersifat Sistematis karena segala hal yang ada di dalam karangan ilmiah harus tersusun secara berurutan. Bersifat Lugas karena pembuat karangan ilmiah tidak perlu bertele-tele sehingga dapat menjelaskan secara langsung kepada hal pokoknya. Bersifat Tuntas karena semua masalah harus disajikan dengan penyelesaian mendalam dan selengkap-lengkapnya. Jadi disetiap karangan ilmiah memang harus bersifat seperti itu agar memudahkan si pembaca mengerti apa yang si pembuat tampilkan dalam karangan ilmiah tersebut.

Contoh Paragraf Eksposisi dan Persuasif



MENCEGAH DEMAM BERDARAH DENGAN 3M

PARAGRAF EKSPOSISI

Saat ini sudah memasuki musim penghujan. Pasti akan banyak sekali jenis penyakit yang dengan mudah berkembang dan menyebar di masyarakat. Salah satu penyakit yang paling berbahaya adalah Demam Berdarah yang disebarkan oleh nyamuk Aides Aigepty. Cara yang mudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan metode 3M. Yang pertama adalah menguras bak mandi agar tidak dijadikan tempat berkembangbiaknya nyamuk. Yang kedua adalah mengubur sampah-sampah yang

Senin, 17 November 2014

Ejaan Dalam Sebuah Bahasa

Apakah Suatu Bahasa Perlu Memiliki Ejaan?


Ya, perlu. Karena apabila di dalam suatu bahasa tidak memiliki ejaan, akan membuat bahasa tersebut  menjadi tidak komunikatif. Tidak komunikatif disini dimaksudkan bahwa  kita akan kesulitan untuk membaca atau menuliskan sebuah bahasa jika tidak adanya ejaan dalam sebuah bahasa. Didalam ejaan dalam suatu bahasa terdapat penggambaran bunyi  bahasa, tata cara penulisannya, dan tanda baca sebagai penanda ujaran. Bunyi bahasa yang terdapat pada ejaan merupakan masalah pelafalan yang keluar dari mulut kita, misalnya saja bunyi yang pelafalannya hampir mirip yaitu f(ef) dan v(vi). Tata cara penulisan di dalam ejaan juga sangat penting untuk menerjemahkan suatu bahasa, misalnya dalam bunyi bahasa dikatakan “export”, tetapi dalam ejaannya yang sudah diterjemahkan dalam kata serapan bahasa Indonesia menjadi “ekspor”. Tanda baca yang terdapat dalam ejaan berfungsi untuk mengetahui ujaran-ujaran apa saja yang telah diucapkan dalam sebuah bahasa.

Tujuan Perkuliahan Bahasa Indonesia

Materi Perkuliahan Bahasa Indonesia :

1.      Fungsi Bahasa.
2.      Ragam Bahasa.
3.      Ejaan.
4.      Diksi.
5.      Kalimat Efektif.
6.      Alinea.
7.      Perencanaan Penulisan Karangan Ilmiah.
8.      Kerangka Karangan.
9.      Kutipan dan Daftar Pustaka.

Kamis, 22 Mei 2014

Perubahan dan Pengembangan Organisasi


Pengertian Perubahan Organisasi

Perubahan organisasi adalah kegiatan episodic, artinya perubahan dimulai pda satu titik, berlanjut melalui serangkaian tahap, dan mencapai puncaka dalam hasil yang diharapkan oleh mereka yang terlibat berupa perbaikan dari titik awal. Perubahan memiliki permulaan, pertengahan dan akhir. Perubahan organisasi atau pembaharuan organisasi (organizational change) didefinisikan sebagai pengadopsian ide-ide atau perilaku baru oleh sebuah organisasi. Organiasasi dirancang untuk beradaptasi dengan peruabahan lingkungan melalui pembaharuan dan pengembangan internal. Perubahan organisasi dicirikan dengan berbagai usaha penyesuaian-penyesuaian disain organisasi di waktu mendatang. Pengelolaan perubahan secara efektif tidak hanya diperlukan bagi kelangsungan hidup organisasi, tetapi juga sebagai tantangan pengembangan. Dalam pengertian lain perubahan
Large Rainbow Pointer